-->

Anak-anak sebagai pakar matematika

Saat anak-anak berpikir seperti ahli matematika, mereka …..

image1. … buat atau seleseikan permasalahan tentang yang mereka amati dalam matematika atau dalam lingkungan sekitar mereka sehari-hari.

Saya membuat tiga kotak yang berisi sejumlah kue. Saya ingin tahu berapa banyak kue yang saya buat. Ada empat orang dalam keluarga saya dan saya ingin membagi kue dengan sama. Berapa banyak kue yang akan diperoleh tiap orang dalam keluarga saya?

 

 

 

 

image2. … hubungkan pengamatan mereka terhadap apa yang mereka sudah ketahui. Apakah mereka mengenali pola matematis dalam pengamatan mereka? Bisakah mereka membuat hubungan matematis dari yang telah diamati?

JIka ada 12 kue pada setiap kotak, maka saya bisa menemukan berapa banyak kue semuanya dan kemudian membagikannya dengan jumlah yang sama kepada tiap anggota keluarga.

 

 

 

 

image3. …rekam temuan. Ketika anak-anak merekam temuan mereka dengan notasi simbolis mereka menemukan bahwa ini adalah cara singkat merekam pengamatannya. Simbol menjadi alat yang berguna.

Saya mengetahui bahwa 3x12 = 36 sehingga ada 36 kue.

Saya bisa membagi 36 dengan 4 untuk menemukan jumlah kue

yang akan diperoleh tiap orang.

 

 

 

image4. …komunikasikan hasil mereka ke yang lainnya. Anak-anak mengkomunikasikan hasil baik penjelasan secara lisan maupun tertulis dari apa yang mereka kerjakan dan mengapa.

Saya mengetahui bahwa tiap kotak kue berisi 12 kue, dan saya memiliki tiga kotak kue, sehingga saya mempunyai 3x12 atau 36 kue. Untuk membaginya dengan jumlah yang sama saya perlu membagi 36 dengan jumlah orang yang mendapatkan kue.