Proposal Eco Learning Garden SMAN 2 Lengayang

Proposal Eco Learning Garden SMAN 2 Lengayang

PROPOSAL

PEMBANGUNAN TAMAN EDUKASI SEKOLAH

ECO LEARNING GARDEN

SMA NEGERI 2 LENGAYANG

Kabupaten Pesisir Selatan
Provinsi Sumatera Barat

Tahun 2026

LEMBAR PENGESAHAN

Proposal pembangunan Taman Edukasi Sekolah (Eco Learning Garden) ini disusun sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, nyaman, edukatif dan mendukung pembelajaran yang bermakna di SMA Negeri 2 Lengayang.

Program ini merupakan bagian dari pengembangan lingkungan sekolah yang mendukung pembelajaran kontekstual, penguatan karakter peserta didik, serta implementasi sekolah ramah lingkungan.

Lengayang, 2026

Kepala Sekolah



Dra. Asriani, M.M.Pd
Wakil Kurikulum



Meigi Putri Elvindri, S.Pd
Wakil Sarana Prasarana



Masri, S.Pd
Wakil Humas



Jamalus, S.Pd.I
Wakil Kesiswaan



Idawati, S.Pd
Bendahara BOS



Zurni Mardian, S.Si, M.Kom
Pengelola Aset Sekolah



Apri Rahyu Mudi S., S.Pd
Bendahara Komite



Ritmelda Yanti

Mengetahui
Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat
Cabang Dinas Wilayah VII Pesisir Selatan

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Lingkungan sekolah yang nyaman, asri, dan hijau merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, kesadaran lingkungan, serta pengembangan kreativitas peserta didik.

Sejalan dengan perkembangan paradigma pendidikan modern yang menekankan pembelajaran kontekstual dan berpusat pada peserta didik, sekolah perlu menyediakan ruang belajar alternatif di luar kelas yang dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna.

Berdasarkan hal tersebut, SMA Negeri 2 Lengayang berinisiatif untuk mengembangkan sebuah kawasan taman edukasi yang diberi nama Eco Learning Garden.

Taman ini dirancang sebagai ruang pembelajaran terbuka yang mengintegrasikan unsur lingkungan hidup, literasi, seni, teknologi, serta nilai-nilai budaya lokal sehingga dapat menjadi sarana pembelajaran yang inovatif bagi peserta didik.

1.2 Dasar Hukum

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses Pendidikan
  3. Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
  4. Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
  5. Program Sekolah Ramah Lingkungan

1.3 Tujuan Kegiatan

  1. Menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan nyaman.
  2. Menyediakan ruang pembelajaran alternatif di luar kelas.
  3. Meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap lingkungan.
  4. Mendukung kegiatan literasi sekolah.
  5. Mengembangkan kreativitas siswa melalui seni dan budaya.
  6. Mendukung implementasi pembelajaran berbasis proyek.

1.4 Manfaat Kegiatan

Bagi Peserta Didik

  • Meningkatkan kenyamanan belajar
  • Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan
  • Meningkatkan kreativitas dan literasi

Bagi Sekolah

  • Menciptakan lingkungan sekolah yang asri
  • Meningkatkan kualitas pembelajaran
  • Mendukung program sekolah ramah lingkungan

BAB II

KONSEP ECO LEARNING GARDEN

2.1 Konsep Dasar

Eco Learning Garden merupakan taman edukatif yang dirancang sebagai ruang pembelajaran terbuka dengan pendekatan ekologi dan literasi.

Taman ini mengintegrasikan unsur pendidikan, lingkungan hidup, seni, serta teknologi sehingga menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi peserta didik.

2.2 Zona Taman

  • Gazebo Pusat Pembelajaran
  • Taman Literasi
  • Taman Herbal (TOGA)
  • Taman Seni
  • Area Refleksi
  • Jalur Edukasi

2.3 Integrasi Teknologi

Setiap tanaman dan area taman akan dilengkapi dengan label edukasi serta QR Code yang dapat dipindai oleh siswa untuk mengakses informasi pembelajaran secara digital.

BAB III

DESAIN MASTERPLAN TAMAN EDUKASI

Masterplan Eco Learning Garden SMA Negeri 2 Lengayang dirancang dengan pola taman radial yang menempatkan gazebo sebagai pusat kegiatan pembelajaran. Dari titik pusat tersebut terbentang jalur pedestrian yang menghubungkan berbagai zona edukasi seperti taman literasi, taman herbal, taman seni, dan area refleksi siswa.

Gazebo Pembelajaran
Zona Literasi
Taman Herbal
Zona Seni
Area Refleksi

3.1 Visualisasi Desain Taman

Gambar berikut merupakan visualisasi rancangan taman sekolah yang menggambarkan konsep Eco Learning Garden dengan integrasi ruang hijau, area diskusi siswa, serta ruang literasi terbuka.

3.2 Poster Konsep Eco Learning Garden

Poster konsep Eco Learning Garden menggambarkan visi pengembangan taman sekolah sebagai ruang belajar terbuka yang mengintegrasikan unsur lingkungan hidup, literasi, seni, serta teknologi pendidikan.

BAB IV

RENCANA PELAKSANAAN

3.1 Tahapan Pelaksanaan

  1. Perencanaan desain taman
  2. Pembersihan dan persiapan lahan
  3. Pembuatan jalur taman
  4. Pembangunan gazebo
  5. Penanaman tanaman
  6. Penataan area taman
  7. Pemasangan fasilitas taman
  8. Peresmian taman edukasi sekolah

3.2 Jadwal Pelaksanaan

No Kegiatan Waktu
1 Perencanaan Januari 2026
2 Persiapan Lahan Februari 2026
3 Pembangunan Taman Maret 2026
4 Penataan dan Penanaman April 2026

BAB V

RENCANA ANGGARAN BIAYA

No Uraian Estimasi Biaya
1 Pembuatan Gazebo Rp 15.000.000
2 Pembuatan Jalur Taman Rp 10.000.000
3 Bangku Taman Rp 5.000.000
4 Tanaman dan Pohon Rp 5.000.000
5 Taman Herbal Rp 3.000.000
6 Lampu Taman Rp 3.000.000
7 Papan Edukasi Rp 2.000.000
8 Perawatan Awal Rp 2.000.000
Total Rp 45.000.000

BAB VI

PENUTUP

Pembangunan Eco Learning Garden di SMA Negeri 2 Lengayang merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, edukatif, dan menyenangkan.

Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat besar bagi peserta didik serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 2 Lengayang.

Semoga proposal ini dapat memperoleh dukungan dari semua pihak sehingga pembangunan taman edukasi sekolah dapat terlaksana dengan baik.