-->

Melakukan Praktik Identifikasi-Refleksi-Benahi (IRB) untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Sebagai seorang guru di SMAN 2 Lengayang, saya memiliki kesempatan untuk terlibat dalam proses Identifikasi-Refleksi-Benahi (IRB) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami. Dalam artikel ini, saya akan berbagi pengalaman saya dalam melakukan IRB dan bagaimana hal ini telah memengaruhi pandangan saya tentang penyusunan program pendidikan.

1. Identifikasi Masalah Prioritas: Tim IRB kami mulai dengan mengidentifikasi masalah prioritas di sekolah kami. Salah satu temuan yang signifikan adalah rendahnya partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah. Kami menyadari bahwa hal ini dapat berdampak luas pada kualitas pendidikan dan hubungan antara sekolah dan komunitas lokal.

2. Refleksi dan Analisis Mendalam: Setelah mengidentifikasi masalah, kami melakukan refleksi dan analisis mendalam. Kami mengumpulkan data dari berbagai sumber dan melibatkan semua pihak terkait, termasuk orang tua, guru, dan siswa. Kami memeriksa pola dan tren yang muncul dari data, serta mencari tautan antara masalah prioritas dengan akar masalah yang lebih dalam.

3. Merancang Strategi Perbaikan: Hasil refleksi dan analisis kami membantu kami merancang strategi perbaikan yang komprehensif. Ini termasuk meningkatkan komunikasi dengan orang tua, menyelenggarakan pertemuan orang tua yang lebih inklusif, dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada orang tua tentang peran mereka dalam pendidikan anak-anak mereka. Dengan demikian, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan produktif di sekolah kami.

Refleksi: Proses IRB telah membantu saya memahami betapa pentingnya penyusunan program pendidikan berdasarkan data dan analisis yang mendalam. Saya menyadari bahwa program-program pendidikan yang efektif harus didukung oleh informasi yang akurat dan refleksi yang matang. Hal ini telah mengubah pandangan saya tentang peran penyusunan program di satuan pendidikan dan mendorong saya untuk terlibat lebih aktif dalam proses ini.

Perbaikan Berkelanjutan: Hasil analisis melalui IRB telah membuka mata saya terhadap pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam penyusunan program pendidikan. Saya berkomitmen untuk terus memperbaiki proses ini agar dapat memberikan pendidikan yang lebih baik bagi semua siswa di sekolah kami. Ini termasuk memperkuat penggunaan data dalam pengambilan keputusan dan terlibat dalam upaya kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Melalui praktik IRB, kami berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, berorientasi pada siswa, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang
Lihat Aksi Nyata di PMM
Desain Canva Perencanaan Berbasis Data: Identifikasi - Refleksi - Benahi

Analisis dan Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan di SMAN 2 Lengayang oleh Masri Masri