Setelah dua bagian cerita, wajar kalau Anda bertanya, "Lalu bagaimana cara mulainya?" Tenang, persiapannya tidak butuh ritual khusus atau kemenyan. Cukup beberapa langkah berikut.
Bab 3 Cara memulai di sekolah Anda
Bagi fasilitator, persiapan satu sekolah cukup beberapa langkah:
- Tambahkan sekolah. Isi nama, jenjang (SD, SMP, atau SMA), kabupaten, dan warna aksen. Kode akses 6 karakter dibuat otomatis, tanpa huruf/angka yang mirip seperti 0 dan O atau 1 dan I.
- Isi daftar peserta. Tempel daftar nama atau unggah CSV. Bila daftar belum lengkap, nyalakan "Izinkan guru mendaftar sendiri". Peserta yang mendaftar sendiri diberi label agar mudah diperiksa, dan pendaftaran tertutup otomatis saat sesi ditandai selesai.
- Buat sesi. Pilih program dan segmen, siapkan materi, kuis, dan tugas.
- Tampilkan Mode Layar di PID. QR dan kode muncul besar di layar; guru tinggal scan.
- Setelah sesi, cetak daftar hadir bertanda tangan, unduh rekap, dan susun laporan.
Daftar periksa sebelum hari H
- PID menyala dan terhubung ke laptop fasilitator.
- Kode sekolah dan Mode Layar sudah dicoba dari satu HP.
- Daftar nama guru sudah masuk, atau pendaftaran mandiri sudah dinyalakan.
- Materi, kuis, dan tugas tiap segmen sudah disiapkan.
- Guru diingatkan membawa HP yang cukup daya.
Pengenalan program untuk kepala sekolah dan guru ada di inovasiguru.id/pendampingan. Di sana guru juga bisa langsung mengetik kode sekolah untuk masuk ke sesi.
Kesalahan kecil yang sebaiknya dihindari
- Mencoba QR pertama kali di depan semua guru. Coba dulu dari satu HP supaya tidak ada momen canggung dengan layar yang diam.
- Daftar nama penuh ejaan ganda. Rapikan nama sebelum diunggah agar rekap tidak menampilkan "Siti" dan "Sity" sebagai dua orang berbeda.
- Lupa menandai sesi selesai. Pendaftaran mandiri baru tertutup otomatis setelah sesi ditandai selesai.
- Menganggap aplikasi bisa menggantikan fasilitator. Ruang membantu administrasi, bukan menggantikan bimbingan langsung.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah guru harus membuat akun?
Tidak. Guru masuk dengan kode sekolah 6 karakter atau scan QR, lalu memilih namanya dari daftar. Masuk dengan Google bersifat opsional.
Bagaimana kalau nama guru belum ada di daftar?
Jika fasilitator mengizinkan, guru bisa mendaftar sendiri. Pendaftarnya diberi label supaya mudah diperiksa, dan pendaftaran tertutup otomatis saat sesi selesai.
Apakah piagamnya bisa dicek keasliannya?
Bisa. Setiap piagam punya nomor dan kode verifikasi yang dapat dicek oleh siapa saja.
Data apa saja yang dicatat?
Hanya yang dibutuhkan untuk pendampingan dan laporan, seperti kehadiran, jawaban, tugas, dan observasi.
Apakah ini menggantikan pendampingan tatap muka?
Tidak. Ruang merapikan administrasi di sekitarnya agar waktu bersama guru lebih banyak dipakai untuk praktik di kelas.
Siapa saja yang bisa memakai Ruang Pendampingan?
Ruang dipakai oleh guru peserta, fasilitator, dan kepala sekolah, masing-masing dengan fitur yang sesuai perannya. Siapa pun juga bisa mengecek keaslian piagam.
Apakah ada asisten AI untuk guru?
Ada. Guru dapat bertanya seputar materi kepada asisten AI dengan kuota harian. Jawabannya sebaiknya tetap dipakai sebagai bahan pertimbangan, bukan satu-satunya rujukan.
Ruang Pendampingan bukan pengganti tatap muka. Ruang hanya merapikan hal-hal di sekitarnya, supaya waktu bersama guru dipakai sebanyak mungkin untuk praktik di kelas.
Ingin sekolah Anda didampingi?
Pendampingan tersedia untuk SD, SMP, dan SMA. Ceritakan nama sekolah, kabupaten, jumlah guru, dan perangkat yang sudah ada.
Terima kasih sudah membaca seri ini sampai habis, semoga kertas absen di sekolah Anda bisa pensiun dengan tenang. Inovasi Guru adalah inisiatif independen, bukan produk resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Semua nama, sekolah, dan kode dalam contoh di artikel ini fiktif.


Komentar
Posting Komentar